Pewarta Foto Indonesia | PFI
  • PROFIL
    • Sejarah Pewarta Foto Indonesia
    • Visi Misi Pewarta Foto Indonesia
    • AD ART
    • Kode Etik PFI
    • Pengurus Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat 2025-2028
  • PFI KOTA
    • PFI Aceh
    • PFI Bandung
    • PFI Bogor
    • PFI Jakarta
    • PFI Jambi
    • PFI Batam
    • PFI Lampung
    • PFI Makassar
    • PFI Malang
    • PFI Medan
    • PFI Padang
    • PFI Palembang
    • PFI Palu
    • PFI Pekanbaru
    • PFI Pontianak
    • PFI Semarang
    • PFI Solo
    • PFI Surabaya
    • PFI Timika
    • PFI Tangerang
    • PFI Yogyakarta
  • ANGGOTA
    • Data Anggota
    • Data Kompetensi Pewarta Foto
  • PROGRAM
    • APFI
      • Tentang APFI
      • APFI 2009
      • APFI 2010
      • APFI 2011
      • APFI 2012
      • APFI 2013
      • APFI 2014
      • APFI 2015
      • APFI 2016
      • APFI 2017
      • APFI 2018
      • APFI 2019
      • APFI 2021
      • APFI 2022
      • APFI 2023
      • APFI 2024
      • APFI 2025
      • APFI 2026
    • Uji Kompetensi
      • Angkatan I
      • Angkatan II
      • Angkatan III
    • Mentorship
      • Mentorship 2020
        • Berita
        • Project Team
        • Tim Seleksi
        • Mentor dan Co-Mentor
        • Peserta
        • Mitra
    • ToT
  • BERITA
    • Berita PFI
    • Surat dan Siaran Pers PFI
    • Kegiatan PFI
    • Video
  • RANA
  • PENA
No Result
View All Result
Pewarta Foto Indonesia | PFI
  • PROFIL
    • Sejarah Pewarta Foto Indonesia
    • Visi Misi Pewarta Foto Indonesia
    • AD ART
    • Kode Etik PFI
    • Pengurus Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat 2025-2028
  • PFI KOTA
    • PFI Aceh
    • PFI Bandung
    • PFI Bogor
    • PFI Jakarta
    • PFI Jambi
    • PFI Batam
    • PFI Lampung
    • PFI Makassar
    • PFI Malang
    • PFI Medan
    • PFI Padang
    • PFI Palembang
    • PFI Palu
    • PFI Pekanbaru
    • PFI Pontianak
    • PFI Semarang
    • PFI Solo
    • PFI Surabaya
    • PFI Timika
    • PFI Tangerang
    • PFI Yogyakarta
  • ANGGOTA
    • Data Anggota
    • Data Kompetensi Pewarta Foto
  • PROGRAM
    • APFI
      • Tentang APFI
      • APFI 2009
      • APFI 2010
      • APFI 2011
      • APFI 2012
      • APFI 2013
      • APFI 2014
      • APFI 2015
      • APFI 2016
      • APFI 2017
      • APFI 2018
      • APFI 2019
      • APFI 2021
      • APFI 2022
      • APFI 2023
      • APFI 2024
      • APFI 2025
      • APFI 2026
    • Uji Kompetensi
      • Angkatan I
      • Angkatan II
      • Angkatan III
    • Mentorship
      • Mentorship 2020
        • Berita
        • Project Team
        • Tim Seleksi
        • Mentor dan Co-Mentor
        • Peserta
        • Mitra
    • ToT
  • BERITA
    • Berita PFI
    • Surat dan Siaran Pers PFI
    • Kegiatan PFI
    • Video
  • RANA
  • PENA
No Result
View All Result
Pewarta Foto Indonesia | PFI
No Result
View All Result
Busana dan Topeng karaketer Amir Hamzah hasil rekonstruksi seniman dan budayawan berkolaborasi dengan Lesbumi NU Kota Malang.
Pengrawit mengiringi pementasan Wayang Topeng Menak Malang, Sabtu (9/8/2025).
Dalang M Anwar membawakan cerita perjalanan Amir Hamzah dari Kadipaten Mekah berperang dengan negara Yaman.
Tokoh Amir Hamzah atau Amir Ambyah atau Wong Agung Menak muncul di atas panggung dalam pementasan Wayang Topeng Menak Malang dalam Burak Buwana Menak di Ponpes Budaya Karanggenting, Kota Malang,Sabtu (9/8/2025).
Tokoh Umarmoyo dalam pentas Burak Bawana Menak, Sabtu (9/8/2025).
Busana dan Topeng karaketer Amir Hamzah hasil rekonstruksi seniman dan budayawan berkolaborasi dengan Lesbumi NU Kota Malang.
Amir Hamzah memerangi kejahatan dalam Pentas Burak Buwana Menak, Sabtu (9/8/2025).
Salah satu adegan dalam pementasan Burak Buwana Menak, Sabtu (9/8/2025).
Karakter Topeng Malangan ditambah tiga karakter Topeng Menak hasil rekonstruksi.
Penampil dan seniman budaywan serta tamu undangan berfoto bersama usai pementasan.

APFI 2026: Mengukuhkan Integritas Visual dan Dedikasi Pewarta Foto Indonesia

Verifikasi Administrasi APFI 2026: 1.831 Karya Foto Lolos ke Tahap Penjurian

Syiar Islam Dalam Wayang Topeng Menak Malang

Foto dan Teks oleh : Hayu Yudha Prabowo | PFI Malang

Pewarta Foto Indonesia by Pewarta Foto Indonesia
March 14, 2026
in RANA
655
VIEWS
Share on WhatsappShare on Telegram

50 Tahun Tidak Dipentaskan, Wayang Topeng Menak Malang yang memuat Syiar Islam Bangkit Kembali

Ratusan orang menjadi saksi kebangkitan kembali Wayang Topeng Menak Malang yang memuat syiar Islam setelah 50 tahun tidak dipentaskan dalam Burak Buwana Menak di Ponpes Karanggenting, Merjosari, Kota Malang, Sabtu (9/8/2025) malam.

Pertunjukan ini menjadi momen bersejarah. Diinisiasi Lesbumi Kota Malang dan didukung lintas sanggar dari Kota dan Kabupaten Malang, para seniman dan budayawan Malang Raya bergotong royong merekonstruksi bentuk pertunjukan yang lama tenggelam dari panggung budaya.

Baca Juga

Sukses Digelar di Bogor, PFI Sampaikan Apresiasi Tertinggi untuk Mitra dan Sponsor APFI 2026

APFI 2026: PFI Pusat Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Air Bersih di Aceh

PFI Bogor Raih Best Management Award dalam PFI Kota Award 2026

Sejarawan Malang, Dwi Cahyono, menyebut Lakon Menak sebagai cerita yang berakar dari Persia dan bertransformasi dalam kebudayaan Jawa. Pada awal 1900-an hingga masa awal Kemerdekaan RI, lakon ini pernah berkembang dan populer sebagai bagian dari Wayang Topeng Malang, sebelum akhirnya berhenti dipentaskan.

“Setelah setengah abad, salah satu varian Wayang Topeng Malang yang berdasarkan lakonnya, yaitu Menak, hingga disebut Wayang Menak untuk kali pertama dipentaskan kembali,” ungkapnya sebelum pementasan dimulai.

Namun kebangkitan ini, menurutnya, masih berada pada tahap awal. “Jujur, apa yang dipentaskan malam ini barulah pementasan embrional. Saya menggunakan istilah embrional karena sesungguhnya dibutuhkan penelisikan, dibutuhkan upaya untuk mencari, melacak, dan menemukan kembali hal yang saya istilahi dengan ekosistem Wayang Topeng Menak Malang,” ujarnya.

Upaya rekonstruksi bukan perkara mudah. Kini hanya tersisa sedikitnya tiga pelaku lama Wayang Topeng Menak Malang, dan seluruhnya telah berusia lanjut. Sementara itu, pertunjukan wayang topeng bukan sekadar aksi individu, melainkan sistem kesenian yang melibatkan dalang, penari topeng, penabuh gamelan, hingga tata panggung.

“Pelestarian Wayang Topeng Menak Malang dalam kondisi sekarang, saya istilahi dengan ikhtiar yang darurat. Ibarat kapal, kalau tidak segera ditindaklanjuti karena kondisinya sudah SOS, Wayang Topeng Menak Malang akan tenggelam,” tegasnya.

Dari sisi narasi, Lakon Menak memuat syiar Islam melalui tokoh utama Amir Hamzah yang dalam tradisi Jawa dikenal sebagai Wong Agung Menak atau Jayengrono. Kisah ini berlatar era kenabian, menghadirkan nilai perjuangan, dakwah, dan keteladanan.

“Kisah ini memberikan gambaran syiar Islam. Kami berharap Wayang Topeng Menak Malang dihadirkan sebagai sebuah tontonan sekaligus tuntunan, sehingga Wayang Topeng Malang ini menjadi komplit. Tidak hanya menyajikan Lakon Panji, tidak hanya memiliki Lakon Purwa, tetapi juga mempunyai Lakon Menak,” kata Dwi.

Dalam pentas Burak Buwana Menak yang didalangi M. Anwar dari Jabung, penonton disuguhi perjalanan Amir Ambyah, nama lain Amir Hamzah dari Kadipaten Mekah yang berperang melawan Negeri Yaman. Pentas ini juga mengisahkan kemenangan Wong Agung Menak Jayengrono dalam sayembara Prabu Nursewan hingga akhirnya mempersunting Dewi Muninggar.

Kebangkitan Wayang Topeng Menak Malang malam itu turut disaksikan Dirjen Kementerian Kebudayaan RI, Ketua DPRD Kota Malang, Ketua Lesbumi, serta para seniman dan budayawan Malang Raya—menjadi penanda bahwa warisan budaya yang lama terpendam kini kembali menemukan panggungnya.

Source: PFI Malang
Tags: Budaya JawaHayu Yudha PrabowoKesenian TradisionalLesbumi Kota Malangpewarta foto indonesiapfi malangranaSejarah MalangSyiar IslamWayang Topeng Menak Malang
Previous Post

APFI 2026: Mengukuhkan Integritas Visual dan Dedikasi Pewarta Foto Indonesia

Next Post

Verifikasi Administrasi APFI 2026: 1.831 Karya Foto Lolos ke Tahap Penjurian

Related Posts

Mairoh (30), Sumrida (40) dan Roh (51) menunggu pemilik toko diluar toko umtuk dibuka dan mulai bekerja di Pasar Pabean Surabaya, Jawa Timur.

Cerita Buruh Perempuan Angkut di Surabaya yang Metropolitan

by Pewarta Foto Indonesia
April 25, 2026
0

Pasar Pabean, sebuah pasar legendaris yang telah berdiri sejak tahun 1849 pada masa penjajahan Hindia Belanda, denyut aktivitas perdagangan masih...

Tumpukan kayu yang dibawa banjir bandang di Desa Sekumur, Sekerak, Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (24/1/2026). | Foto: Ahmad Mufti

Menata Ulang Kehidupan

by Pewarta Foto Indonesia
February 6, 2026
0

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh telah surut. Sungai kembali ke alurnya, genangan air berkurang dan hujan berganti dengan...

Hura Hore Horeg

by Pewarta Foto Indonesia
November 6, 2025
0

Bisnis truk hiburan keliling sound horeg tengah booming di Jawa Timur. Namun dengan tingkat kebisingan hingga 130 desibel, sound horeg...

Next Post
Verifikasi Administrasi APFI 2026: 1.831 Karya Foto Lolos ke Tahap Penjurian

Verifikasi Administrasi APFI 2026: 1.831 Karya Foto Lolos ke Tahap Penjurian

PFI Umumkan Jajaran Juri Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2026

PFI Umumkan Jajaran Juri Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2026

No Result
View All Result

Recent Posts

  • Sukses Digelar di Bogor, PFI Sampaikan Apresiasi Tertinggi untuk Mitra dan Sponsor APFI 2026
  • APFI 2026: PFI Pusat Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Air Bersih di Aceh
  • Fauza Syahputra Raih Gelar Bergengsi Photo of the Year APFI 2026
  • PFI Bogor Raih Best Management Award dalam PFI Kota Award 2026
  • Lifetime Achievement APFI 2026: Dedikasi Tanpa Kompromi Enny Nuraheni, Sang Pionir Jurnalisme Visual
  • Warna Warni Dunia Albino

    314 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Uji Kompetensi Pewarta Foto Indonesia di FHUI Depok

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • APFI 2026: Mengukuhkan Integritas Visual dan Dedikasi Pewarta Foto Indonesia

    271 shares
    Share 108 Tweet 68
  • Petunjuk Teknis Penulisan Caption dan Deskripsi Foto Pengiriman Karya APFI

    256 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Verifikasi Administrasi APFI 2026: 1.831 Karya Foto Lolos ke Tahap Penjurian

    249 shares
    Share 100 Tweet 62

AFILIASI

dewan pers

Pewarta Foto Indonesia (PFI) merupakan organisasi wartawan yang terdaftar di Dewan Pers melalui SK Dewan Pers nomor: 19/SK-DP/III/2020. 

PFI juga merupakan lembaga Uji Kompetensi Wartawan berdasarkan SK Dewan Pers nomor: 24/SK-DP/IV/2022.

Selain itu, PFI terdaftar di Kemenkumham dengan nomor: AHU-0000317.AH.01.08.Tahun 2020.

YOUTUBE PFI

Pewarta Foto Indonesia

Simak dokumentasi visual dan kegiatan terbaru kami.

Lihat Channel & Subscribe

KONTAK KAMI

PFI Pusat

Sekretariat
Jl. Ampera Raya No. 122A, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, 12560
www.pewartafotoindonesia.or.id pfinasional@gmai.com +62 813 8297 0161
📍 Petunjuk Arah
©2026 Pewarta Foto indonesia
Instagram Youtube
No Result
View All Result
  • PROFIL
    • Sejarah Pewarta Foto Indonesia
    • Visi Misi Pewarta Foto Indonesia
    • AD ART
    • Kode Etik PFI
    • Pengurus Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat 2025-2028
  • PFI KOTA
    • PFI Aceh
    • PFI Bandung
    • PFI Bogor
    • PFI Jakarta
    • PFI Jambi
    • PFI Batam
    • PFI Lampung
    • PFI Makassar
    • PFI Malang
    • PFI Medan
    • PFI Padang
    • PFI Palembang
    • PFI Palu
    • PFI Pekanbaru
    • PFI Pontianak
    • PFI Semarang
    • PFI Solo
    • PFI Surabaya
    • PFI Timika
    • PFI Tangerang
    • PFI Yogyakarta
  • ANGGOTA
    • Data Anggota
    • Data Kompetensi Pewarta Foto
  • PROGRAM
    • APFI
      • Tentang APFI
      • APFI 2009
      • APFI 2010
      • APFI 2011
      • APFI 2012
      • APFI 2013
      • APFI 2014
      • APFI 2015
      • APFI 2016
      • APFI 2017
      • APFI 2018
      • APFI 2019
      • APFI 2021
      • APFI 2022
      • APFI 2023
      • APFI 2024
      • APFI 2025
      • APFI 2026
    • Uji Kompetensi
      • Angkatan I
      • Angkatan II
      • Angkatan III
    • Mentorship
      • Mentorship 2020
    • ToT
  • BERITA
    • Berita PFI
    • Surat dan Siaran Pers PFI
    • Kegiatan PFI
    • Video
  • RANA
  • PENA

© 2026 Pewarta Foto Indonesia | surat@pewartaindonesia.or.id