
Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat resmi memulai rangkaian menuju Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2026, ajang penghargaan tertinggi bagi insan pers foto di tanah air. Sebagai barometer kualitas jurnalisme visual, APFI tahun ini membawa misi besar untuk memperkuat ekosistem pers yang sehat di tengah tantangan disrupsi teknologi.
APFI 2026 melanjutkan kesuksesan gelaran tahun 2025 di Loji Gandrung, Solo, yang mencatatkan partisipasi ribuan karya dari seluruh penjuru Indonesia. Pada edisi sebelumnya, gelar bergengsi Photo of the Year (Piala Alex & Frans Mendur) diraih oleh Iqbal Lubis melalui karya monumental berjudul “Kiamat Telah Tiba”, sebuah esai foto tentang dampak lingkungan di Kabupaten Bantaeng.
“APFI bukan sekadar kompetisi, melainkan wujud nyata pelaksanaan UU Pers No. 40 Tahun 1999 dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik. Kami ingin memastikan bahwa setiap bidikan kamera pewarta foto tetap menjadi pilar kebenaran dan alat edukasi bagi publik,” ujar Ketua Umum PFI, Dwi Pambudo.
Proses kurasi APFI 2026 akan melibatkan dewan juri lintas disiplin, mulai dari editor foto senior, akademisi, hingga praktisi fotografi internasional. Ribuan karya yang masuk akan diseleksi secara ketat.
Puncak penganugerahan APFI 2026 direncanakan akan menjadi ajang silaturahmi akbar bagi wartawan foto, perusahaan pers, serta pemangku kepentingan strategis lainnya untuk memperkokoh kolaborasi dalam menjaga kemerdekaan pers Indonesia.
Pendaftaran APFI 2026 dapat diakses melalui tautan berikut,




