
KABUPATEN BOGOR – Di sela kemeriahan ajang tahunan paling bergengsi, Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2026 ke-16, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat menunjukkan kepedulian sosialnya melalui aksi nyata. PFI Pusat secara resmi menyerahkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp20.000.000 (dua puluh juta rupiah) kepada PFI Aceh.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (8/5/2026). Dana bantuan ini dialokasikan khusus untuk mendukung penyediaan akses air bersih bagi masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Aceh.
Fokus pada Kebutuhan Dasar
Bendahara Umum PFI Pusat, Agriana Ali, menyerahkan bantuan tersebut kepada Koordinator Wilayah Barat PFI, Hendra Syamhari, di hadapan ratusan pewarta foto dari seluruh tanah air. Agriana menekankan bahwa eksistensi organisasi profesi tidak boleh lepas dari tanggung jawab kemanusiaan.
“Kehadiran kami di Aceh melalui koordinasi wilayah tidak hanya untuk merayakan karya visual terbaik APFI, tetapi juga sebagai bentuk solidaritas nyata. Kami berharap bantuan ini dapat mempercepat pemulihan fasilitas air bersih yang merupakan kebutuhan paling dasar bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Agriana Ali.
Alokasi untuk Sumur Pengungsian
Menanggapi inisiatif tersebut, Hendra Syamhari menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan dari pengurus pusat. Ia memastikan bahwa dana tersebut akan segera digunakan untuk aksi lapangan yang konkret.
“Dana bantuan ini akan segera dialokasikan untuk pengadaan sumur-sumur di titik pengungsian dan permukiman warga yang paling membutuhkan akses air bersih pasca bencana,” ungkap Hendra Syamhari.
Ajang APFI 2026 tahun ini memang menjadi momentum istimewa. Selain memberikan apresiasi tertinggi bagi fotografer jurnalistik nasional, kegiatan ini memperkuat jejaring kemanusiaan antar anggota PFI dalam merespons isu-isu sosial di berbagai daerah. Aksi sosial ini membuktikan bahwa kekuatan pewarta foto Indonesia terletak pada solidaritas organisasinya.



