
JAKARTA – Jajaran pengurus Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat bersama perwakilan pengurus daerah dari PFI Bogor, PFI Tangerang, dan PFI Jakarta melangsungkan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Kunjungan strategis ini diterima langsung oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria.
Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membangun kesepahaman bersama antara regulator dan organisasi profesi jurnalis visual. Dalam diskusi tersebut, Wamen Nezar Patria memberikan penekanan khusus mengenai posisi vital yang dipegang oleh para pewarta foto dalam lanskap informasi nasional.
“Pewarta foto adalah pilar penting dalam menyampaikan informasi yang akurat dan beretika kepada masyarakat luas,” ujar Nezar Patria di hadapan pengurus PFI.



Menghadapi Tantangan Disrupsi dan Kecerdasan Buatan (AI)
Pertemuan intensif ini secara khusus membedah peta jalan penguatan ekosistem jurnalisme visual yang kini tengah menghadapi arus disrupsi teknologi yang masif. Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan utama adalah penetrasi dan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dalam dunia fotografi jurnalistik saat ini.
PFI dan Komdigi sepakat bahwa kehadiran AI membawa tantangan tersendiri bagi keaslian materi visual. Oleh karena itu, diperlukan koridor yang jelas agar pemanfaatan teknologi baru tersebut tetap berjalan selaras dengan kaidah dan kode etik jurnalistik yang berlaku.
Perlindungan Hak Cipta di Ruang Digital
Selain pembahasan mengenai AI, ruang diskusi juga menggarisbawahi pentingnya perlindungan hak cipta karya foto di ranah digital. Di era kecepatan persebaran informasi seperti sekarang, pelanggaran hak cipta—seperti pencatutan karya foto tanpa izin dan penghapusan atribusi pencipta—masih sering terjadi di berbagai platform digital.
Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak merumuskan langkah awal kolaborasi untuk mengupayakan sistem perlindungan hak cipta yang lebih kokoh bagi para pekerja media, khususnya pengambil gambar statis.
Kolaborasi berkelanjutan antara Kementerian Komdigi dan PFI ke depan diharapkan mampu melahirkan sinergi yang konkret. Langkah bersama ini dilakukan demi memperkuat pers nasional yang sehat serta menjaga fungsinya secara optimal sebagai pilar keempat demokrasi di Indonesia.







Discussion about this post