Thursday, February 12, 2026
Pewarta Foto Indonesia | PFI
  • PROFIL
    • Sejarah Pewarta Foto Indonesia
    • Visi Misi Pewarta Foto Indonesia
    • AD ART
    • Kode Etik PFI
    • Pengurus Pewarta Foto Indonesia (PFI) Nasional 2025-2028
  • PFI Kota
    • PFI Aceh
    • PFI Bandung
    • PFI Bogor
    • PFI Jakarta
    • PFI Jambi
    • PFI Batam
    • PFI Lampung
    • PFI Makassar
    • PFI Malang
    • PFI Medan
    • PFI Padang
    • PFI Palembang
    • PFI Palu
    • PFI Pekanbaru
    • PFI Pontianak
    • PFI Semarang
    • PFI Solo
    • PFI Surabaya
    • PFI Timika
    • PFI Tangerang
    • PFI Yogyakarta
  • Anggota
    • Data Anggota
    • Uji Kompetensi Pewarta Foto
  • Program
    • APFI
      • Tentang APFI
      • APFI 2009
      • APFI 2010
      • APFI 2011
      • APFI 2012
      • APFI 2013
      • APFI 2014
      • APFI 2015
      • APFI 2016
      • APFI 2017
      • APFI 2018
      • APFI 2019
      • APFI 2021
      • APFI 2022
      • APFI 2023
      • APFI 2024
      • APFI 2025
    • Mentorship
      • Mentorship 2020
        • Berita
        • Project Team
        • Tim Seleksi
        • Mentor dan Co-Mentor
        • Peserta
        • Mitra
    • Uji Kompetensi
      • Angkatan I
      • Angkatan II
      • Angkatan III
    • ToT
    • Berita
      • Berita PFI
      • Surat dan Siaran Pers PFI
      • Kegiatan PFI
      • Video
  • RANA
  • PENA
No Result
View All Result
Pewarta Foto Indonesia | PFI
  • PROFIL
    • Sejarah Pewarta Foto Indonesia
    • Visi Misi Pewarta Foto Indonesia
    • AD ART
    • Kode Etik PFI
    • Pengurus Pewarta Foto Indonesia (PFI) Nasional 2025-2028
  • PFI Kota
    • PFI Aceh
    • PFI Bandung
    • PFI Bogor
    • PFI Jakarta
    • PFI Jambi
    • PFI Batam
    • PFI Lampung
    • PFI Makassar
    • PFI Malang
    • PFI Medan
    • PFI Padang
    • PFI Palembang
    • PFI Palu
    • PFI Pekanbaru
    • PFI Pontianak
    • PFI Semarang
    • PFI Solo
    • PFI Surabaya
    • PFI Timika
    • PFI Tangerang
    • PFI Yogyakarta
  • Anggota
    • Data Anggota
    • Uji Kompetensi Pewarta Foto
  • Program
    • APFI
      • Tentang APFI
      • APFI 2009
      • APFI 2010
      • APFI 2011
      • APFI 2012
      • APFI 2013
      • APFI 2014
      • APFI 2015
      • APFI 2016
      • APFI 2017
      • APFI 2018
      • APFI 2019
      • APFI 2021
      • APFI 2022
      • APFI 2023
      • APFI 2024
      • APFI 2025
    • Mentorship
      • Mentorship 2020
        • Berita
        • Project Team
        • Tim Seleksi
        • Mentor dan Co-Mentor
        • Peserta
        • Mitra
    • Uji Kompetensi
      • Angkatan I
      • Angkatan II
      • Angkatan III
    • ToT
    • Berita
      • Berita PFI
      • Surat dan Siaran Pers PFI
      • Kegiatan PFI
      • Video
  • RANA
  • PENA
No Result
View All Result
Pewarta Foto Indonesia | PFI
No Result
View All Result

Hura Hore Horeg

Pewarta Foto Indonesia by Pewarta Foto Indonesia
November 6, 2025
in RANA
Reading Time: 3 mins read
A A
615
VIEWS
Share on WhatsappShare on Telegram

2

2
Image 2 of 10

Oleh: Fully Syafi | PFI Malang

Bisnis truk hiburan keliling sound horeg tengah booming di Jawa Timur. Namun dengan tingkat kebisingan hingga 130 desibel, sound horeg memicu kontroversi antara warga yang setuju dan tidak setuju dengan hiburan yang menggetarkan telinga ini.

Seni hiburan  sound horeg yang sangat meriah ini merujuk pada fenomena penggunaan sistem audio berskala besar dan bervolume ekstrem yang menciptakan dentuman bass kuat hingga menimbulkan getaran. Meskipun dianggap meriah oleh sebagian masyarakat, fenomena ini menimbulkan kontroversi dan menuai banyak kritik karena dampak negatifnya. 

Baca Juga

Menata Ulang Kehidupan

CITA RASA TEMBAKAU KHAS YOGYAKARTA

Dari Kolong Tol Menuju Panggung Prestasi

Istilah “horeg” berasal dari bahasa Jawa yang berarti ‘bergetar’. Fenomena ini berawal di Malang sekitar tahun 2014, semakin populer setelah pandemi, dan menyebar ke berbagai daerah di Jawa Timur dan sekitarnya, seperti Blitar, Kediri, dan Banyuwangi. 

Susunan speaker dengan jumlah minimal 8 hingga 36 subwoover terpasang di truk yang telah dimodifikasi untuk dudukan speaker serta di padu dengan  lampu strobo, laser dan panel LED. Saking lebarnya, truk-truk itu nyaris tidak muat saat melintasi jalanan desa. Umumnya hiburan sound horeg diadakan di desa desa di wilayah kabupaten, setelah pemerintah kota Malang melarang aktivitas karnaval sound horeg.           

Sejak bulan Agustus hingga akhir Nopember, agenda karnaval sound horeg mulai berlangsung di desa desa wilayah kabupaten Malang. Setiap RT/RW biasanya telah menyiapkan acra ini sejak setahun sebelumnya. Setiap warga di setiap RT melakukan. iuran sepanjang tahun untuk terlaksananya karnaval ini. Iuran yang bisa mencapai 300 juta hingga 1 miliar ini digunakan untuk menyewa sound beserta kru, membayar penari yang biasanya dilakukan oleh pemuda karang taruna dan segala kebutuhan lainnya.

Saat karnaval, truk sound horeg akan berjalan di jalan desa dengan rute yang telah ditentukan. Bagi yang tidak mendukung karnaval sound ini biasanya akan mengungsi untuk sementara waktu, sedangkan yang menyukai, karnaval ini menjadi hiburan yang paling ditunggu tunggu. Sejumlah rumah yang dilintasi truk sound horeg biasanya akan memasang isolasi besar pada kaca rumah untuk menahan getaran suara untuk menghindari kaca pecah. Setiap truk dilengkapi generator besar berbahan bakar solar yang dayanya mampu menerangi hingga 10 rumah. Generator inilah yang menghidupkan sound horeg dengan tingkat kebisingan bisa mencapai lebih dari 130 desibel, setara dengan volume bor  beton, pesawat lepas landas atau sirine ambulan.

Menurut WHO, paparan kebisingan di atas 70 dB secara terus-menerus dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti kerusakan pendengaran. Ambang batas yang ditetapkan oleh berbagai standar (termasuk referensi dari WHO) menunjukkan bahwa paparan lebih dari 85 dB selama 8 jam kerja per hari dapat berdampak negatif pada pendengaran, sehingga penggunaan pelindung telinga di area dengan tingkat kebisingan tinggi sangat direkomendasikan. 

Di kabupaten  Malang, karnaval sound horeg diadakan hampir setiap akhir pekan di berbagai wilayah di kabupaten Malang. Permintaan penyewa kepada perusahaan sound untuk menyajikan suara yang menggelegar  menjadi hal utama agar karnaval semakin meriah.  Hal ini memicu persaingan antar perusahaan sound dan desa penyewa sound untuk menghasilkan suara paling horeg.  Saat karnaval berlangsung, masing masing truk sound horeg bersaing dengan truk lainnya dengan menyajikan suara menggelagar dan pencahayaan LED dan laser indah sebagai daya tarik.

Keberadaan sound horeg yang populer di Jawa Timur dan Jawa Tengah memicu perpecahan dan ketegangan antara para pendukung dan penentangnya, tidak jarang berujung bentrokan. Hal ini memicu dikelaurkannya Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur No. 1 Tahun 2025 yang  menyatakan penggunaan sound horeg haram jika berisiko menimbulkan mudarat seperti volume suara berlebihan yang merusak kesehatan pendengaran, mengganggu ketertiban umum, merusak fasilitas, serta mengandung unsur kemaksiatan. Namun, penggunaan sound horeg boleh dilakukan untuk kegiatan positif (seperti pernikahan, pengajian, dan selawatan) dengan syarat volumenya wajar, tidak mengganggu pihak lain, dan steril dari hal-hal yang haram.  Menurut MUI Jatim, acara sound horeg kerap diwarnai kegaduhan akibat orang-orang yang mabuk, serta penari dengan busana minim yang dianggap tidak pantas.

Didesa yang jauh dari akses hiburan, sound horeg menjadi hiburan karnval yang bisa diselenggarakan secara legal. Pada 6 Agustus lalu, pemprov Jatim mengeluarkan peraturan batas tingkat kebisingan 120 desibel bagi sound horeg yang tidak bergerak, seperti pada konser, dan 80 desibel jika ditempatkan di atas truk saat parade. Dengan segala kontroversinya karnaval rnaval sound horeg melahirkan kemeriahan dengan bumbu kompetisi . Bagi para pemilik dan komunitas sound system, acara semacam ini adalah ajang untuk memamerkan kualitas peralatan, kreativitas dalam merakit, dan kemampuan operator mereka. Bagi komunitas penyewa sound, melahirkan kompetisi antar peserta karnaval untuk menyajikan penrtunjukan tarian dan kostum karnaval yang menarik.

Tags: indonesiapewartafotoindonesiapfiphotojournalistrana
SendShareShare16Share91
Previous Post

Kericuhan Warnai Aksi Solidaritas Bela TEMPO di Makassar

Next Post

Dwi Pambudo dan Galih Pradipta Resmi Pimpin Pewarta Foto Indonesia Periode 2025-2028

Related Posts

Sejumlah masyarakat menarik kabel sling saat membangun penyeberangan darurat di Juli, Bireuen, Aceh, Jumat (5/12/2025). | Foto: Ahmad Mufti

Menata Ulang Kehidupan

by Pewarta Foto Indonesia
February 6, 2026
0

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh telah surut. Sungai kembali ke alurnya, genangan air berkurang dan hujan berganti dengan...

1

CITA RASA TEMBAKAU KHAS YOGYAKARTA

by Pewarta Foto Indonesia
October 5, 2025
0

Oleh: Agung Supriyanto | PFI Jogja Pagi itu setelah mengantarkan anaknya pergi ke sekolah, Bapak Suraji bergegas mengambil lembaran daun...

1

Dari Kolong Tol Menuju Panggung Prestasi

by Pewarta Foto Indonesia
September 16, 2025
0

Oleh: Adi Ibrahim | PFI Jakarta Di bawah kolong Tol Papanggo, Jakarta Utara, berdiri sebuah ring tinju yang menyita perhatian...

Next Post
Ketua Umum PFI terpilih Dwi Pambudo dan Sekjen Galih Pradipta mengepalkan tangan sambil membentangkan bendera pataka Pewarta Foto Indonesia usai terpilih aklamasi pada Kongres VIII PFI 2025 di Jakarta.

Dwi Pambudo dan Galih Pradipta Resmi Pimpin Pewarta Foto Indonesia Periode 2025-2028

Discussion about this post

No Result
View All Result

Recent Posts

  • Menata Ulang Kehidupan
  • Enam Pewarta Foto Dinyatakan Kompeten dalam UKW yang Digelar LKBN ANTARA
  • PFI dan Dewan Pers Sukses Gelar UKPFI Akhir Tahun, 11 Pewarta Foto Dinyatakan Kompeten
  • Perkuat Perlindungan Profesi, PFI Luncurkan Buku Saku Penanganan Kasus Kekerasan Jurnalis
  • Dwi Pambudo dan Galih Pradipta Resmi Pimpin Pewarta Foto Indonesia Periode 2025-2028
  • Uji Kompetensi Pewarta Foto Indonesia di FHUI Depok

    Uji Kompetensi Pewarta Foto Indonesia di FHUI Depok

    274 shares
    Share 110 Tweet 69
  • Menata Ulang Kehidupan

    228 shares
    Share 91 Tweet 57
  • PFI dan Dewan Pers Sukses Gelar UKPFI Akhir Tahun, 11 Pewarta Foto Dinyatakan Kompeten

    228 shares
    Share 91 Tweet 57
  • MEREGANG CITRA DI TANAH AIR BETA

    228 shares
    Share 91 Tweet 57
  • SIANG – MALAM KOTA SUCI

    228 shares
    Share 91 Tweet 57

AFILIASI

dewan pers

Pewarta Foto Indonesia (PFI) merupakan organisasi wartawan yang terdaftar di Dewan Pers melalui SK Dewan Pers nomor: 19/SK-DP/III/2020. 

PFI juga merupakan lembaga Uji Kompetensi Wartawan berdasarkan SK Dewan Pers nomor: 24/SK-DP/IV/2022.

Selain itu, PFI terdaftar di Kemenkumham dengan nomor: AHU-0000317.AH.01.08.Tahun 2020.

YOUTUBE PFI

Pewarta Foto Indonesia

Simak dokumentasi visual dan kegiatan terbaru kami.

Lihat Channel & Subscribe

KONTAK KAMI

PFI Nasional

Sekretariat
Jl. Ampera Raya No. 122A, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, 12560
www.pewartafotoindonesia.or.id pfinasional@gmai.com +62 813 8297 0161
📍 Petunjuk Arah
©2026 Pewarta Foto indonesia
Instagram Youtube
No Result
View All Result
  • PROFIL
    • Sejarah Pewarta Foto Indonesia
    • Visi Misi Pewarta Foto Indonesia
    • AD ART
    • Kode Etik PFI
    • Pengurus Pewarta Foto Indonesia (PFI) Nasional 2025-2028
  • PFI Kota
    • PFI Aceh
    • PFI Bandung
    • PFI Bogor
    • PFI Jakarta
    • PFI Jambi
    • PFI Batam
    • PFI Lampung
    • PFI Makassar
    • PFI Malang
    • PFI Medan
    • PFI Padang
    • PFI Palembang
    • PFI Palu
    • PFI Pekanbaru
    • PFI Pontianak
    • PFI Semarang
    • PFI Solo
    • PFI Surabaya
    • PFI Timika
    • PFI Tangerang
    • PFI Yogyakarta
  • Anggota
    • Data Anggota
    • Uji Kompetensi Pewarta Foto
  • Program
    • APFI
      • Tentang APFI
      • APFI 2009
      • APFI 2010
      • APFI 2011
      • APFI 2012
      • APFI 2013
      • APFI 2014
      • APFI 2015
      • APFI 2016
      • APFI 2017
      • APFI 2018
      • APFI 2019
      • APFI 2021
      • APFI 2022
      • APFI 2023
      • APFI 2024
      • APFI 2025
    • Mentorship
      • Mentorship 2020
    • Uji Kompetensi
      • Angkatan I
      • Angkatan II
      • Angkatan III
    • ToT
    • Berita
      • Berita PFI
      • Surat dan Siaran Pers PFI
      • Kegiatan PFI
      • Video
  • RANA
  • PENA

© 2026 Pewarta Foto Indonesia | surat@pewartaindonesia.or.id